Ayo Menulis!

Ajakan dari seorang teman penulis di ranah maya

Kamus di Mejamu

Penulis perlu kamus, sekalipun bahasa yang digunakan di tulisannya adalah bahasa ibu atau bahasa yang sudah dikuasai sehari-hari. Ada beberapa pertimbangan penting akan keberadaan kamus di dekat meja kerja penulis, selain — barangkali — teh hangat dan kudapan.

Adanya acuan yang dijadikan patokan penggunaan kata, istilah, ungkapan, dan semua perniknya. Bahasa sangat mungkin mengalami perubahan — mengikuti waktu atau lokasi, dengan kamus penulis dapat memilih sebuah acuan baku yang diterima dan dimaklumi oleh pembaca. Karena kata sonder sudah terdapat di lema KBBI, penulis dapat menjadikan kamus sebagai referensi pemakaian kata serapa tersebut.

Penulis memerlukan penulisan ejaan yang telah disepakati. Sekedar atau sekadar? Resiko atau risiko? Pilihan seperti itu dapat dilihat di kamus dan penulis mendapat jaminan kesepakatan yang sudah diambil oleh para ahli bahasa. Saya pernah sedikit terperangah bahwa kata karakteristik tidak ada di KBBI; bahwa seharusnya notula yang saya tulis sebagai hasil pertemuan, lebih tepat dibanding notulen atau notulensi. Jika tak saya coba telisik di kamus, tentu terlewat pemakaian istilah yang kurang tepat tersebut.

Tidak kalah penting juga, makna semestinya dari sebuah lema. Bergeming itu “diam” atau justru “bergerak”? Bagaimana dengan acuh — atau tak acuh? Lebih-lebih jika diingat ihwal seronok yang sudah bergeser makna menjadi tak senonoh.

Bahasa memang berkembang, termasuk mengikuti sejumlah kelaziman pemakainya. Kamus pun juga berkembang. Keduanya dapat terlihat seperti tak-ajeg, apalagi untuk bahasa Indonesia yang masih dini dan menghadapi sejumlah “kebiasaan” pemakainya. Kendati demikian, jika kamus ditinggalkan seorang penulis kian miskin penguasaan bahasa.

Cetak artikel Cetak artikel

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Tesaurus Kelengkapan Berikutnya — Ayo Menulis!

    […] kebetulan kecil: selang beberapa jam setelah menulis tetang manfaat kamus untuk penulis, saya terlibat percakapan ringan lewat Yahoo! Messenger dengan Herman Saksono, penulis blog sohor […]

    December 26th, 2007 at 23:27

  2. KBBI Dalam Jaringan (Daring) — Ayo Menulis!

    […] pernah menulis manfaat kamus dengan menyediakannya di meja kerja selama proses penulisan. Selain alternatif membeli edisi cetak (memang perlu mengalokasikan dana […]

    February 18th, 2008 at 13:01

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Anda setuju dengan kebijakan privasi Asia Blogging Network.

Berita Asia Blogging

Kolom Asia Blogging

Ayo Menulis! is part of Asia Blogging Network